Love Me Love You

Minggu, 22 April 2012

Tastemoni Pedagogi


Perkuliahan Pedagogi 23 April 2012, hari ini tidak menimbulkan suasana hangat seperti perkuliahan biasa. Mungkin karena ada kesalah pahaman antara dua belah pihak. Tapi secara pribadi, saya rasa persentase kesalahan terbesar ada pada mahasiswa. Mengapa????
Seperti biasa, Reza Yoga Pratama (10-027) selalu menggunakan  landasan teori Pedagogi Ideal Spiritual karakteristik. Teori tersebut mengatakan bahwa untuk membentuk sebuah karakter yang ideal bagi seorang individu, focus utama terletak pada peserta bukan pengampu. Artinya, kitalah yang menentukan bagaimana kita menjadi individu dengan karakter yang ideal. Sedangkan, dosen pengampu menjadi fasilitator serta pengarah dan perangsang bagi serta didik. Bagaimana hubungannya dengan pembelajaran sekarang??? Nah, setiap pertanyaan yang diberikan oleh dosen pengampu merupakan salah satu perwujudan rangsangan dan fasilitator kepada peserta didik agar seorang individu dapat bertanggung jawab akan diri nya sendiri. Pada saat seorang individu tidak menjawab pertanyaan dosen, apakah artinya itu?? Apakah mahasiswa itu sombong??? Apakah siswa itu tidak focus??? Apakah siswa itu bosan??? Jawabannya belum tentu. Tetapi yang pasti peserta didik tidak menerapkan Teori Pedagogi Ideal karakteristik, karena peserta didik menganggap bahwa semuanya tanggung jawab dosen pengampu dan peserta hanya sebagai peserta semata.
Konsep yang lain adalah kita sekarang menerapkan Learner-Centered Study bukan Teacher Centered. Dasarnya,Jadi pada  dasarnya bukan pengajar yang menjadi focus, melainkan pendidik. So, pada dasarnya kuliah hari ini menyimpang dari teori di atas, secara pribadi menurut saya. Tapi walaupun seperti itu, kesalahpahaman adalah factor tersbesar.

Rabu, 18 April 2012

Action Plan Micro Teaching

Group Micro Teaching
Koor              :   10027 Reza Yoga Pratama
Memb            :   10006 Muhamad Fadly
                          10036 Melva Safira
                          10037 Karin Natalia
                          10051 Deepraj Kaur Sandhu
                          10062 Raja Maspin
                          10071 Yulian Astri
A.      Pendahuluan
Pendidikan pada dasarnya merupakan salah satu alat untuk memajukan kehidupan seseorang. Pada zaman sekarang ini, pendidikan bukanlah lagi menjadi kebutuhan sekunder, melainkan menjadi kebutuhan primer, karena orang tanpa pendidikan sekarang ini akan mendapat kedudukan rendah dalam masyarakat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan itu memegang peran penting dalam membentuk pribadi yang sukses. Pendidikan bukan hanya sekedar proses pentransferan ilmu, melainkan juga termasuk di dalamnya proses pembentukan pribadi yang berkualitas. Pribadi yang berkualitas dipandang bukan hanya seberapa banyak ilmu yang dia peroleh, melainkan juga dapat di pandang dari kreatifitas, kepribadian, serta kemampuan problem solving dan adaptasi seseorang.
Sekarang ini, pendidikan merupakan hanya proses pentransferan ilmu, tidak lagi menjadi proses yang mendidik. Guru merasa kewajibannya sudah selesai apabila dia sudah menyampaikan pemikirannya, tanpa memandang bagaimana anak tersebut. Bahkan, anak TK sekarang ini sudah diberikan pelajaran selayaknya anak di Sekolah Dasar. Pembelajan Seni sudah menjadi misi optional dalam proses pendidikan sekarang ini. Menyanyi, menggambar, melukis, serta kegiatan yang dapat membantu pembentukan kreatifitas siswa perlahan-lahan mulai diabaikan. Padahal, kreativitas merupakan salah satu factor penting penentu kualitas seorang anak.
Berdasarkan hal tersebut, kelompok ini melakukan Micro Teaching pada sebuah Tk, untuk melihat serta berusaha menyampaikan pesan kepada Pendidik dan Peserta didik bahwa Pembelajaran berwujud seni merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak.

B.      Landasan Teori
Landasan teori yang digunakan dalam proses micro teaching ini adalah :
a.       Teori Pengajaran Pedagogi Modern, mengatakan bahwa pengajaran bukan hanya proses transfer ilmu, melainkan juga proses transformasi, merangsang, dan membangkitkan kreatifitas siswa.
b.      Pendekatan 4P, yang memandang bahwa kreatifitas dibentuk berdsarkan empat critical factor, yaitu Pribadi, Proses, Press, dan Product.
c.       Pedagogi Ideal-Spiritual Karakteristik, mengemukakan mengenai pembentukan kepribadian yang ideal bukan hanya berdasarkan keilmuan semata, melainkan juga berdasarkan factor spiritual dan Kreatifitas seseorang.
d.      Pendekatan Learner – Centered, mengenai proses pendidikan berada pada tangan peserta didik, dimana peserta yang menjadi focus utama dan berperan aktif dalam proses pendidikan.

C.      Alat dan Bahan
Alat dan Bahan yang digunakan dalam proses Micro Teaching adalah :
1.       Kamera Digital
2.       HP (Merekam Video)
3.       Crayon Berwarna
4.       Kertas Origami
5.       Kertas Gambar
6.       Reward

D.      Peserta Micro Teaching
Peserta Micro Teaching adalah Siswa TK Kartika Jaya 2-20 Kesatuan Angkatan Darat , di Jalan Karya Jaya Medan. Anak TK yang menjadi peserta Micro Teaching adalah anak dari Kelas B yang memiliki usia berkisal 5-6 tahun.

E.       Rencana Kegiatan
Rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan pada TK tersebut adalah :
1.       Perkenalan antara Mahiswa Micro Teaching dengan murid-murid Tk.
2.       Bernyanyi bersama-sama sebagai permulaan pelaksanaan kegiatan.
3.       Menggambar bersama dengan peserta didik.
4.       Mengajar anak melakukan permainan Lipat Origami.
5.       Bermain tebak-tebakan kata dengan peserta Micro Teaching.
6.       Pembagian Reward kepada adik-adik sebagai penutup kegiatan.

F.       Rancangan Jadwal Kegiatan
1.       Diskusi TK                                                                                                            Sabtu, 7 April 2012
2.       Diskusi mengenai konsep yang digunakan                                            Sabtu, 7 April 2012
3.       Observasi ke TK Kartika Jaya                                                                       Senin, 9 April 2012
4.       Proses Micro Teaching                                                                   Senin, 9 April 2012
5.       Pembahasan mengenai M.Teaching                                                        Senin, 16 April 2012
6.       Pembuatan Laporan Micro Teaching                                                       Jumat, 20 April 2012
7.       Posting Hasil Micro Teaching                                                       Sabtu, 21 April 2012

Jumat, 13 April 2012

Tastemoni UTS

UTS dengan media Online, merupakan hal yang jarang tapi asyik juga.
UTS secara online ini merupakan salah satu pengaplikasian teori pedagogi secara langsung. Dalam Pedagogi Modern juga dikatakan bahwa anak juga aktif dalam mengembangkan kemampuannya. Jadi dalam UTS tersebut mahasiswa dituntut agar aktif mencari dan mengerjakan soal yang diberikan.